Minggu, 01 Juni 2014

Kemenangan Tidak Selamanya Baik, Kekalahan Tidak Selamanya Buruk

Setangkai bunga merah sedang mengembangkan kelopak bunganya,
Setangkai bunga kuning pun tengah membuka lebar putik dan benang sarinya,
Itu untuk seekor kupu-kupu yang mereka sukai bersama...
Mereka berebut, bertengkar, saling mengejek hanya untuk mendapat perhatian kupu-kupu
Mereka selalu berusaha menjadi yang terbaik disetiap paginya hanya untuk memenangkan hati kupu-kupu, 
Ya, setiap hari mereka ingin dihinggapi oleh kupu-kupu untuk diambil sarinya,
sesekali bunga merah memenangkan pertandingan ini, namun tidak jarang pula bunga kuning mendapatkan kemenangan atas bunga merah,
hampir setiap hari seperti itu, bersaing..berebut...bertengkar..
Embun dan daun itu hanya bisa tertawa melihat mereka...

Sedekat kemenangan dengan kita, maka di belakangnya pun kekalahan akan ikut menghampiri. Cepat atau lambat.

Ya, kemenangan dan kekalahan juga merupakan dualitas, dan sekali lagi, kemenangan bukan lawan dari kekalahan.

Banyak euforia yang dapat dinikmati oleh semua orang, baik aku dan kalian. Salah satunya adalah kemenangan. Bagaimana tidak? kemenangan membuat seseorang merasa bangga, kemenangan membuat seseorang merasa di puncak tertinggi, bahkan jika puncak everest merupakan yang tertinggi, bagi sebagian orang yang mendapatkan kemenangan, mungkin mereka merasa kemenangan mereka lebih tinggi dari puncak everest. aku pun begitu, ketika mendapatkan kemenangan, seolah apapun yang telah aku lakukan dan perjuangkan terbayarkan, semua usaha ku untuk mendapatkan kemenangan ini tidak sia-sia. mungkin ada yang perlu digarisbawahi dari sini, "semua usahaku untuk mendapatkan kemenangan ini tidak sia-sia"
Jadi apakah ketika aku bahkan seseorang mendapatkan kekalahan itu berarti usaha yang dilakukan sia-sia? 
banyak orang masih berpikir demikian.

Kemenangan tidak selamanya baik.
karena ketika kemenangan yang di dapat dengan merugikan orang lain itu tidak akan baik, karena kemenangan yang didapat tanpa usaha diri sendiri pun (katanya) tidak begitu baik, kemenangan yang katanya dilakukan dengan curang sudah pasti tidak baik
kemenangan yang tidak selamanya baik pun adalah ketika kita melihat sebelah mata mereka yang kalah
kemenangan tidak selamanya baik pun ketika kita tidak menghargai mereka yang kalah
Mereka yang terlalu mengagungkan kemenangan dan ikut bersama dalam puncak kesenangan bersama kemenangan mereka, bisa dipastikan keadaan mereka ketika kalah.
Mereka tidak siap dengan kekalahan mereka.
mereka marah, mereka memaki, mereka menuduh bahkan mereka menyakiti orang lain. sering kita melihat fenomena ini, ketika orang-orang yang kalah tidak siap menerima kekalahannya atau orang-orang yang kalah namun masih merasa bahwa mereka menang. Ya, baru saja kita melewati pesta demokrasi, pemilihan umum.
entahlah nanti ketika pemilihan presiden nanti.

bukankah yang namanya kekalahan sering kita alami? bahkan sebagian orang berbagi pengalaman bahwa mereka lebih sering menerima kekalahan daripada kemenangan. lalu mengapa mereka masih begitu terpuruk ketika mereka kalah? bukankah mereka seharusnya sudah belajar dari keadaan-keadaan mereka saat kalah?
Mereka tidak memeluk bersama kemenangan dan kekalahan. mereka memisahkannya.

Buku itu mengajarkan bahwa kekalahan tidak selamanya buruk. kekalahan mengajarkan kita untuk lebih rendah hati dan berempati terhadap orang lain. menerima kekalahan sebagai bagian dari hidup mengajarkan kita untuk merasakan apa orang lain pernah rasakan, lagipula menerima kekalahan juga mengajarkan kita untuk belajar ikhlas. mengapa begitu sulit ya menerima kekalahan? mungkin kita belum cukup sering melihat bahwa masih banyak disana, mereka yang menerima kekalahan dan berakhir sengsara. apa kita mau seperti mereka? atau mungkin kita juga belum terlalu sering melihat mereka yang kalah namun mereka ikhlas menerima. ya, kita belajar untuk berempati dengan mereka, entah mereka yang kalah kemudian sengsara atau mereka yang kalah namun menerima. Ya, kita sebenarnya bahkan bisa belajar dari mereka yang kalah namun menerima.

mungkin baik ketika kita mendapatkan kemenangan, namun harus ada orang-orang yang ikut memikirkan, merasakan mereka yang menerima kekalahan.
Satu quote yang aku dapat dari buku itu dan aku berusaha jadikan pegangan untuk tetap menjadikan kemenanganku dan kekalahanku nanti tetap berada satu pelukan.
"Teduh disaat menang, dan tetap sejuk saat kalah."
Bukankah mudah dikatakan? tapi sulit untuk direalisasikan. namun aku belajar, jika masih begitu sulit bagimu untuk menerima kekalahan, setidaknya mulailah untuk mendapatkan kemenangan tidak dengan euforia tertinggi. karena kekalahan ada di belakangnya dan kita harus siap menerimanya.

Ya.
Kemenangan Tidak Selamanya Baik, Kekalahan Tidak Selamanya Buruk

nb. tidak pernah usaha yang sia-sia selama usaha itu kita lakukan dengan sungguh-sungguh. maka ketika usaha berbuah kemenangan anggaplah itu hadiah dan ketika usaha berbuah kekalahan anggap itu pelajaran
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar