Ternyata setahun berlalu cepat
karena kami membiarkan waktu berjalan bagaimana mestinya
Ternyata setahun terasa singkat
karena kami tetap menjalani kesempatan hidup yang diberikan Tuhan
Dan ternyata setahun sudah terlewat
sejak kepergian seseorang yang begitu kami cintai
Setahun sudah berlalu, dan banyak
hal lalu yang kami lewati tanpa kehadiran nyatanya di sisi kami
Setahun tanpa Bapak,
Hampir setiap malam sekarang Komang
yang nemenin Ibu tidur. Setiap minggu biasanya Ibu pergi ke renon buat senam
jantung sehat. Bapak punya cucu perempuan, Bening udah umur tujuh atau delapan
bulan (lupa) sekarang udah bisa merangkak sama berdiri. Mbok tina udah jadi bos
di Premagana, Bli ngurah masih berusaha biar jadi Karu ICU Wangaya, doain ya
pak. Oh iya, Kadek udah tamat, sekarang masih kerja home care, belum keterima
di RS (doain ya Pak). Komang udah pindah kerja di perusahaan cargo, emmm… Yuda
udah semester dua, IPK nya juga lumayan bagus. Kadek udah bisa naik mobil tapi
bamper belakang sama depan udah tak beretin (maaf ya pak,)
Setahun tanpa Bapak,
Kadek rasa ada hikmah mengapa Tuhan
akhirnya memilih Bapak untuk meninggalkan kami dan juga Ibu, karena tuhan tahu
bahwa Ibu jauh lebih kuat dan tangguh daripada Bapak. Seinget Kadek, bahkan
ketika Bapak meninggal, nggak pernah Kadek lihat Ibu meneteskan air mata. Hingga
sekarang. Entah Ibu menangis di belakang anak-anaknya atau tidak, tapi yang
pasti Ibu tahu bahwa ia tidak boleh menangis di depan anak-anaknya karena Ibu
harus menjadi orang yang kuat demi anak-anaknya. Banyak yang bilang kalau Kadek
kuat, tanpa mereka tahu bahwa Kadek punya Ibu yang jauh jauh lebih kuat. Dan semakin
lama semakin hari, Kadek tahu Ibu semakin berusaha menikmati hidupnya meskipun
kadang-kadang, Ibu ingat dengan cita-citanya setelah pensiun dengan Bapak.
Setahun tanpa Bapak,
Semua yang Kadek lakukan hari ini
dan nanti, semuanya buat Ibu karena Kadek nggak sempat memberikan apapun yang
terasa pantas buat Bapak. Semua yang Kadek lakukan hari ini dan nanti, semuanya
untuk kebahagiaan Ibu karena Kadek belum sempat membahagiakan Bapak
sepantasnya. Apapun yang Kadek lakukan hari ini dan nanti akan membuat Ibu
bangga karena itu yang Bapak selalu inginkan. Semoga Tuhan mau memberikan umur
panjang dan kesehatan buat Ibu, karena masih besar usaha yang harus Kadek
lakukan untuk membahagiakan Ibu.
Setahun tanpa Bapak,
Semoga peringatan tahun-tahun
berikutnya, Kadek udah bisa buat Bapak jauh lebih bangga. Kadek kangen Bapak. Peluk
cium dari sini.