Sesaat setalah kau kembali bersama
Surya
Mentari mulai terasa menyengat
hangat di atasku, aku menengadah dan tersenyum… hari ini cerah…
Gumpalan awan seperti kapas di atas
permadani langit, terkadang mereka berkumpul, namun dengan cepat mereka
tercerai karena angin…
Sesaat setelah Surya menjemputmu,
Perlahan kehidupan di sekelilingku
mulai bergerak
Kicau burung semakin riuh terdengar
di telingaku, mereka bersorak girang… hari ini akan banyak biji padi yang akan
mereka ambil…
Ikan di kolam teratai pun bergerak
lincah, menimbulkan riak-riak kecil…membuatku tidak dapat melihat jelas
pantulan diriku di sana
Sesaat setelah kau beranjak dari
sisiku
Sepoi angin membuatku berayun pelan
mengikuti
Sejuk tetesanmu masih terasa di sini, meskipun kau telah kembali
Aku tersenyum, seolah-olah kau masih
berada di sini
Sesaat setelah aku tidak lagi
merasakan sejukmu…
Cahaya mentari mentari melewati
sela-sela tubuhku,
kepalaku kembali menengadah ingin
merasakan sepoi angin sekaligus hangat mentari di sepanjang tubuhku
Sedapat mungkin ku lebarkan tubuhku,
menghirup dalam-dalam udara yang perlahan masuk, bersama bunga merah dan jingga
tumbuh seiring cahaya mentari
Sesaat setelah kau berlalu dari
pandanganku
Kembali aku melihat indahnya
permadani langit
Namun kini tidak ada lagi gumpalan
awan seputih kapas,
Digantikan oleh kumpulan awan kelabu
yang perlahan menghalangi mentari
Tidak ada lagi angin sepoi yang mengayun
lembut, kini ia diam-diam mulai mengguncangku keras
Embunku…
Sepertinya hari cerah akan berganti
dengan butiran hujan
Apakah langit sedang menangis?
Entahlah…
Sesaat setelah kau lepas dari
pelukanku
Hari cerah tadi telah berganti
muram, tubuhku telah basah oleh tangisan langit, dan aku pun bertahan ditengah
angin yang berusaha menggoyahkanku…
Tidak embun,
Bukan berarti aku tidak menyukai
hujan… karena meski aku menjadi tidak bisa merasakan hangat mentari, dan
melihat permadani langit,
Aku tahu hujan ini akan membuatku
lebih pantas untuk menyambutmu… esok…
Maka…
Sesaat sebelum kau tiba,
Berbagai hal yang terjadi, bermacam
kejadian yang aku lalui
Tidak pernah sedikit pun membuatku
lelah, tidak pernah sedetik pun membuatku melupakanmu…
Aku selalu tersenyum memandang
langit dengan gumpalan awan putih atau saat awan kelabu menghalangi mentari
Karena aku yakin, saat mentari mulai
berganti bulan dan saat akhirnya bulan pulang ke peraduannya,
Esok…
Hariku akan sempurna saat Surya
membawamu untukku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar